Cari Materi

Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS)

Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS) - Hallo bapak/ibu guru dan juga pengunjung lain, selamat datang kembali di blog edukasi KUMPULAN MATERI PELAJARAN, Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah materi dengan judul Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS) untuk bapak/ibu guru dan pengunjung lain, semoga materi ini bisa membantu dalam kegiatan belajar mengajar.. Artikel Strategi pembelajaran, yang kami tulis ini dapat bermanfaat dan berguna bagi semuanya, artikel maupun materi yang kami bagikan boleh di gandakan maupun di salin ke media lain..

Judul : Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS)
link : Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS)

Baca juga


Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS)

Strategi TPS merupakan salah satu bagian dari model pembelajaran kooperatif. Strategi ini dikembangkan pertama kali oleh Frank Lyman dari Universitas Maryland pada tahun 1985. Salah satu tujuan utamanya adalah mengubah pola diskusi di dalam kelas, dimana prinsip utamanya adalah mewujudkan diskusi dan resitasi materi untuk keseluruhan anggota kelas. Selain itu juga diberikan kesempatan bagi siswa untuk saling membantu satu sama lain.

Seringkali, ketika guru selesai memberikan materi kemudian dilanjutkan dengan tanya jawab resitasi antara guru dan siswa, yang berpartisipasi hanya beberapa orang saja. Hal tersebut dapat mengakibatkan sebagian yang lain belum benar-benar memahami materi yang disajikan. Strategi TPS ini dapat membantu guru agar semua siswa dapat terlibat dalam diskusi resitasi antar sesama siswa.

Resitasi dilakukan guru setelah penjelasan materi untuk mengecek pemahaman siswa


Tiga tahapan strategi TPS adalah sebagai berikut:

  1. Thinking (berpikir). Guru memberikan suatu pertanyaan terkait dengan materi pelajaran yang telah dijelaskan. Masing-masing siswa diperintahkan untuk memikirkan jawaban pertanyaan tersebut secara individual. Pada tahapan ini dilarang untuk berbicara satu sama lain.
  2. Pairing (berpasangan). Guru memerintahkan siswa untuk berpasangan (misalnya dengan teman sebangku) untuk mendiskusikan apa yang telah dipikirkan. Pada tahapan ini mereka diharapkan untuk dapat saling berbagi pikiran dan menyempurnakan jawaban yang dimiliki secara individual. Diskusi ini biasanya diberi waktu kira-kira lima menit. 
  3. Sharing (berbagi). Tahap akhir. Guru mengarahkan semua pasangan untuk berbagi hasil diskusi (jawaban) mereka kepada seluruh anggota kelas. 
Berdasarkan tahapan pelaksanaan strategi TPS tersebut di atas, dapat dipahami bahwa diskusi antara pasangan ataupun saling berbagi dengan seluruh anggota kelas adalah suatu proses resitasi yang menyeluruh. Dengan strategi ini pemahaman seluruh siswa terhadap materi yang telah dijelaskan guru dapat dicapai lebih maksimal. Selain itu juga siswa diajari keterampilan sosial, baik dalam berdiskusi dengan pasangan atau mempresentasikan jawaban ke seluruh kelas.


Buku Rujukan:
Arends, Richard I. 2009. Learning to Teach. Edisi Sembilan. New York: McGraw-Hill Companie, Inc.


Demikianlah Artikel Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS) dari kami untuk bapak/ibu guru dan juga pengunjung blog edukasi ini

Sekianlah artikel dengan judul Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS), semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan untuk pengunjung sekalian, seperti orang bijak mengatakan "membaca adalah jendela dunia" maka dari itu simpan dan ingat alamat blog ini dan datanglah kembali untuk mencari materi yang lain dan bacalah agar kita bisa menambah wawaan dan memajukan anak didik kita.., sampai jumpa di artikel lainya...

Anda sekarang membaca artikel Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS) dengan alamat link http://www.materiajar.web.id/2016/07/strategi-pembelajaran-think-pair-share.html

0 Response to "Strategi Pembelajaran Think, Pair, Share (TPS)"

Posting Komentar