Cari Materi

10 Langkah Membuat Film Pendek

10 Langkah Membuat Film Pendek - Hallo bapak/ibu guru dan juga pengunjung lain, selamat datang kembali di blog edukasi KUMPULAN MATERI PELAJARAN, Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah materi dengan judul 10 Langkah Membuat Film Pendek untuk bapak/ibu guru dan pengunjung lain, semoga materi ini bisa membantu dalam kegiatan belajar mengajar.. Artikel Materi Multimedia, yang kami tulis ini dapat bermanfaat dan berguna bagi semuanya, artikel maupun materi yang kami bagikan boleh di gandakan maupun di salin ke media lain..

Judul : 10 Langkah Membuat Film Pendek
link : 10 Langkah Membuat Film Pendek

Baca juga


10 Langkah Membuat Film Pendek


Adapun langkah-langkah yang harus diperhatikan dalam membuat Film Pendek diantaranya yaitu :

1. Riset Awal!

Langkah pertama, dalam membuat film kita harus mencari tahu tentang latar belakaang dari film yang ingin kita buat sob. Riset ini harus dilakukan dengan detail, jika film ini ingn digarap dengan serius.

jika anda ingin membuat film yang sederhana, maka anda bisa browsing di web site yang sudah tersedia. Atau anda bisa membuat dengan bertanya kepada teman anda yang sudah pernah mengalaminya. Dan kita harus mencata data yang sudah diberikan dari teman kita kepada kita ya sob.

2. Siapkan Peralatan

Tahap selanjutnya adalah menyiapkan peralatan ya sob. Peralatan yang di butuhkan atau harus disiapkan adalah kamera video, beserta baterai cadangan dan charger. Untuk alat tambahannya anda bisa membawa microfon serta kabel ekstensinya supaya tidak rumit.

Alat tambahan lainnya adalaha tripod dan kaset kosong atau memory sebagai cadangan di saat pengambilan gambar.

3. Riset Lapangan

Tahapan selanjutnya ya sob, anda harus mencaru tempat yang akan digunakan untuk melakukan shooting. Tujuan kita setelah sampai di tempat shooting yaitu, kita harus meriset tempat itu dengan teliti dari riset awal yang sudah dilakukan sebelumnya. Kita harus juga mencocokan riset data yang sudah kita dapat sebelumnya dengan keadaan tempat yang ada dilapangan.

Bagaimana caranya ya sob? Ya kita bisa jalan, sambil ngobrol, dan nongkrong bareng! Kita juga harus mendekat atau akrab dengan tempat atau lingkungan yang akan difilmkan.

4. Buat Alur Cerita Kasar

Tentukan siapa saja yang mau diangkat sebagai tokoh dalam film. Biasanya, dari hasil riset di lapangan, kita bisa mendapatkan sebuah ide yang lebih spesifik dan menarik untuk diangkat dari ide awal kita di rumah. Misalnya, “Keseharian hidup badut di Dufan”. Kemudian, buatlah alur cerita kasar dari ide tersebut. Misalnya, tugas-tugas si badut di Dufan dan tempat-tempat wajib yang harus didatangi si badut.

Kita juga harus menentukan siapakah saja oreng yang mau dijadikan di sebagai tokoh dalam perfilman. Bisanya kita juga bisa mendapatkannya dalam hasil riset lapangan, di lapangan juga kita bisa mendapatka sebuah ide. 

5. Buatlah Sinopsis

Dari sebuat cerita singkat seperti apa tentang film yang akan kita buat selanjutnya ya sob. Dari sebuah sinopsis kita bisa menyimpulkan atau menentukan harus siapa saja yang harus kita wawancara untuk selanjutnya.

Dari seb uah daftar pernyataan untuk setiap  wawancara yang selanjutnya, dan sebuah data dari daftar gambar-gambar atau footage yang akan kita butuhkan di luar wawancara tersebut.

6. Syuting atau Pengambilan Gambar

Dari segala hasil riset, kita seharusnya sudah tau dimana sajakah dan kapan sajakah orang – orang yang sudah ingin kita wawancara seharusnya sudah berada di tempatnya. Ya sob, kita harus memperhatikan dalam sudut pengambilan gambarnya.

Hal pertama kali, kita harus mendatangi dan meminta sebuah izin kepada mereka untuk melakukan sebuah wawancara. Dan anda juga harus mengingat, bahwa kita janganlah sekali-kali untuk merekam sebuah percakapan wawancara tanpa seizin dari narasumber! Itu merupakan tindakan yang tidak etis dan bisa membuat narasumber tersebut menjadi tidak nyaman.

Untuk yang kedua, kitaa di tuntut untuk tidak lupa untuk menambah mikrofon sebagai alat tambahan ketika kita sedang melakukan wawancara, apalagi dalam sebuah  keramaian sangat di perlukannya.

Selanjutnya sob, yaitu ketiga, kita harus menggunakan sebuah daftar pertanyaan yang mungkin sudah kita buat terlebih dahulu untuk sebagai acuan dari semuanya, akan tetapi kita juga tidak bolehh untuk terlau kaku, dan kita juga di bolehkan untuk bertanya-tanya dalam hal yang ada di luar dari daftar tersebut.

Untuk bagian keempat, kita harus membuat susunan acara yang bergenre sesentai mungkin ya sob, untuk itu kalian harus bertanya seperti seseorang yang sedang mengobrol. Karena keberadaan dari kamera video ini bisa membuat seseorang yang ada di depannya bisa menjadi  gugup.

Untuk langkah yang kelima, kita di haruskan untuk menggunakan tripod bila sebuah wawancara yang diilakukan sangatlah lama dan wawancara tersebut hanya dilakukan diam / tidak bergerak.

Selanjutnya langkah keenam, yaitu kita harus menyelesaikan sebuah wawancara dari semea daftar yang sudah kita buat. Setelah itu, kita harus merekam semua gambar yang telah kita buat di footage.
Langkah yang ketujuh setelah yang semua dilakukan telah selesai di rekam.  Periksa semua daftar yang kita punya ya sob, dan jangan sampai ada yang lupa.

7. Buat Alur Cerita Final

Harus di kembangkan ke arah mana?
Yaitu asil dari wawancara tersebut bisa mengasilkan data-data yang lebih banyak dan mungkin data tersebut telah berbeda dari data yang telah kita  buat atau siapkan sebelumnya. Itu juga tidak jadi masalah ya sob, karena dari perbaikan atau pembuatan sinopsis yang baru bisa di susun kembali dari hasil rekaman yang sudah kita tonton berulang-ulang.

8. Mengedit Film

Selanjutnya, kita harus memasukan footage-footage yang sudah kita rekam di kamera video. Kita juga dituntuk harus membuat alur cerita tersebut harus semenarik mungkin ya sob, karena wawancara seharusnya tidak menjadi tontonan yang membosankan.

9. Musik Latar atau “Soundtrack”

Di dalam wawancara juga harus di tambahkan soud effect atau musik latar yang sesuai dari tema wawancara, dan jangan malah pakai musik orang yang sembarangan ya  sob! 

10. Terakhir, koreksi warna atau “color correction”

kita harus memasukan sebuah opening title, tambahkan credit title, harus mixing suara, dan wawancara tersebut harus di jadikan sebuah DVD agar video tersebut bisa di tonton secara ramai-ramai.

Kesimpulannya adalah “sesuatu yang di saksikan secara ramai atau banyak di sukai itu memerlukan langkah yang agak rumit dalam pembuatannya, karena itu sebuah karya seni sekarang di nilai harga jualnya sekarang sangatlah mahal”

Ya sob, untuk materi selanjutnya anda bisa mencarinya di dasar dasar dari pembuatan film yang sudah ada di laman web yang telah kita sediakan ya sob.
Mungkin hanya ini materi yang bisa saya sampaikan ya sob, semoga bermanfaat. TERIMA KASIH


Demikianlah Artikel 10 Langkah Membuat Film Pendek dari kami untuk bapak/ibu guru dan juga pengunjung blog edukasi ini

Sekianlah artikel dengan judul 10 Langkah Membuat Film Pendek, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan untuk pengunjung sekalian, seperti orang bijak mengatakan "membaca adalah jendela dunia" maka dari itu simpan dan ingat alamat blog ini dan datanglah kembali untuk mencari materi yang lain dan bacalah agar kita bisa menambah wawaan dan memajukan anak didik kita.., sampai jumpa di artikel lainya...

Anda sekarang membaca artikel 10 Langkah Membuat Film Pendek dengan alamat link http://www.materiajar.web.id/2017/01/10-langkah-membuat-film-pendek.html

0 Response to "10 Langkah Membuat Film Pendek"

Posting Komentar