Cari Materi

9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D

9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D - Hallo bapak/ibu guru dan juga pengunjung lain, selamat datang kembali di blog edukasi KUMPULAN MATERI PELAJARAN, Pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah materi dengan judul 9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D untuk bapak/ibu guru dan pengunjung lain, semoga materi ini bisa membantu dalam kegiatan belajar mengajar.. Artikel Tutorial, yang kami tulis ini dapat bermanfaat dan berguna bagi semuanya, artikel maupun materi yang kami bagikan boleh di gandakan maupun di salin ke media lain..

Judul : 9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D
link : 9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D

Baca juga


9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D

Pada dasarnya sebuah animasi itu mempunyai 2 kategori bentuk, yaitu bentuk animasi 2 Dimensi dan bentuk animasi 3 Dimensi. Sudah pasti apabila sesuatu yang berbeda bentuknya pasti didalam pembuatannya pun juga akan berbeda.
9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D


Berikut admin akan membahas bagaimana proses sebuah animasi 2 dimensi itu dibuat, simak yah sob!!!

Ada beberapa proses yang harus sobat ketahui dan perhatikan ketika sobat hendak ingin membuat sebuah animasi 2 dimensi, proses-proses tersebut ialah:

1. Merencanakan Layout

Perencanaan layout merupakan sebuah proses awal dari pembuatan animasi 2 dimensi. Yang mana didalam proses awal tersebut  mengandung unsur visual yang menggambarkan scene pada setiap animasi yang sobat hendak ingin buat. Pada perencanaan sebuah layout seseorang akan mengutamakan bentuk dari background layout tersebut, apakah akan berbentuk gambar, warna, texture dan lain-lain.

2. Penerapan R&D

Research and Development digunakan untuk pengujian efektivitas dari animasi yang sobat buat, yang mana didalam pengujiannya itu bersifat analisis tujuannya agar supaya animasi yang sobat buat tersebut layak dan bermanfaat, dalam arti dapat berfungsi didalam masyarakat. Selain itu Dilakukannya proses ini adalah tujuannya untuk mengetahui informasi mengenai kebutuhan-kebutuhan dari seorang pengguna atau pemakai animasi, yang mana hasilnya kan dirasakan pada saat pertunjukan animasinya, apakah animasi tersebutdapat dimengerti dan dinikmati oleh penonton.

3. Pembuatan Character

Didalam pembuatan sebuah animasi, untuk menentukan bagus tidaknya karakter sebuah animasi tersebut bergantung pada 2 hal, yaitu keterampilan didalam menggambar secara manual (tangan) ataupun secara digital (computer). Apabila sobat mempunyai keahlian didalam menggambar dengan menggunakan tangan, maka proses pembuatan karakter animasi bahkan pembuatan backgroundnya pun akan cepat diselesaikan. Setelah penggambaran selesai dibuat, sobat dapat scan lalu masukkan kedalam computer setelah itu lakukan penyuntingan pada karakter  tersebut agar karakter tersebut terlihat lebih rapi dan terlihat nyata. Dan untuk penggambar digital, dibutuhkan imajinasi yang kuat agar dapat menggambar langsung pada komputer dengan dokumen blank tanpa jiplakan hasil gambar tangan manual.

4. Pemakaian Texture

Tujuan dari pemakaian texture adalah supaya animasi yang sobat buat hasilnya dapat benar-benar makasimal. Dengan menambahkan sentuhan-sentuhan desain pada setiap warna dan bentuknya, seperti sentuhan-sentuhan texture.

5. Rigging

Secara umum rigging itu merupakan bagian terpenting dari sebuah pembautan animasi yang berbasiskan computer. Yang mana salah satu bentuk pembuatan animasi dengan menggunakan computer adalah pembuatan sebuah bentuk tulang dan sendi pada karakter animasi yang dibuat. Didalam pergerakkannya, seorang  animator bisa mensetting  keyframe untuk dijadikan sebagai poin perpindahan. Buatlah karakter dengan 3 sudut pandang yang berbeda, yaitu sudut pandang dari depan, serong, dan samping.

6. Animation

Apabila semua tahap diatas sudah dilakukan, maka langkah selanjutnya yang dpat sobat lakukan adalah mulai menciptakan animasi. Buatlah animasi tersebut berdasarkan arahan dari storyboard yang telah sobat buat, Jangan sampai sobat membuat pergerakan dari animainya itu keluar dari arahan storyboard.

7. Pemberian VFX

Sebuah Visual Effects sangat dan sangat diperlukan dalam pembuatan sebuah animasi, yang mana tujuan dari proses pemberian VFX ini adalah untuk menghiasi animasi yang mengandung unsur-unsur seperti api, air, asap, cahaya dan yang lainnya. Pemberian VFX itu dilakukan karena sulitnya seorang animator untuk membuat gambar atau animasi dengan menggunakan tangan.

8. Lighting

Tujuan dari pemberian cahaya adalah agar supaya gambar yang cendrung berbentuk datar atau flat dapat dihidupkan.

9. Rendering

Rendering merupakan sebuah proses akhir dari pembuatan animasi, yang mana fungsi dari proses ini adalah untuk mengubah projek animasi yang dibuat dari software yang dipakai untuk dijadikan format filenya menjadi format file tertentu.  Didalam proses ini, kalian dapat menentukan konversi, format, bit rate, resolusi, dan opsi lain sesuai kebutuhan.

Kesimpulan “ didalam pembuatan animasi 2 dimensi itu memerlukan proses-proses yang harus diperhatikan dan dilakukan, proses-proses tersebut ialah : Perencanaan Layout, Penerapan R&D, Pembuatan Character, Pemakaian Texture, Rigging, Animation, Pemberian VFX, Lighting dan Rendering”
Baca juga artikel mengenai Proses Pembuatan Animasi 3D.


Demikianlah Artikel 9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D dari kami untuk bapak/ibu guru dan juga pengunjung blog edukasi ini

Sekianlah artikel dengan judul 9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan untuk pengunjung sekalian, seperti orang bijak mengatakan "membaca adalah jendela dunia" maka dari itu simpan dan ingat alamat blog ini dan datanglah kembali untuk mencari materi yang lain dan bacalah agar kita bisa menambah wawaan dan memajukan anak didik kita.., sampai jumpa di artikel lainya...

Anda sekarang membaca artikel 9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D dengan alamat link http://www.materiajar.web.id/2017/01/9-tahapan-proses-pembuatan-animasi-2d.html

0 Response to "9 Tahapan Proses Pembuatan Animasi 2D"

Posting Komentar